Jika kita sudah punya kamera, kita
membutuhkan beberapa baterai untuk dijadikan sumber daya. Harus diakui,
kamera yang kita miliki akan menentukan jenis baterai yang akan
digunakan. Beberapa kamera hanya menggunakan baterai isi ulang sementara
yang lain memberikan fleksibilitas untuk menggunakan baterai AA
standar.
Terlepas dari baterai SLR yang
dibutuhkan, sangat disarankan untuk memiliki baterai cadangan (karena
semua kamera digital SLR hanya dilengkapi satu baterai bawaan) – tentu
kita tidak ingin kehabisan saat sesi pemotretan. Jika tidak yakin dengan
jenis baterai apa yang digunakan oleh kamera kita, silakan lihat di
tabel baterai di bawah.
Baterai Kamera SLR Film vs Digital
Dengan SLR film, kita bisa menggunakan
baterai dalam waktu yang cukup lama tanpa menggantinya. SLR film
menggunakan baterai kecil yang harganya relatif murah. Sedangkan baterai
digital SLR hanya akan bertahan dari 1 sampai 2 minggu (tergantung
pemakaian). Baterai SLR relatif lebih mahal: satu baterai harganya mulai
dari Rp. 300 ribuan. Jadi kenapa dengan harga yang lebih mahal, baterai
kamera SLR digital justru tidak tahan lama?
Bagaimana Kamera Digital SLR Gunakan Baterai
Saat mengambil gambar, kamera SLR digital memikul lebih banyak pekerjaan dibandingkan dengan kamera SLR film, antara lain:
- Menutup dan membuka shutter sebagai jalan masuk cahaya ke sensor.
- Menangkap informasi cahaya dan warna menggunakan sensor, dan meneruskannya ke prosesor kamera internal.
- Menyimpan gambar digital ke kartu memori.
- Menampilkan gambar untuk jangka waktu singkat pada kamera LCD.
Semua proses di atas membutuhkan banyak
daya. Untungnya, baterai kamera SLR digital sekarang bertahan lebih lama
dibandingkan dengan baterai kamera SLR digital terdahulu. Kita mungkin
tidak perlu mengisi ulang baterai selama setidaknya satu minggu (dan
bahkan lebih lama jika kita hanya menggunakannya untuk acara-acara
khusus), kecuali jika kita adalah fotografer yang sangat agresif.
Jenis Baterai Digital SLR
Kamera yang kita pilih menentukan baterai
yang dapat digunakan. Misalnya, semua kamera SLR digital Canon
menggunakan baterai yang dapat diisi ulang seperti LP-E5 dan BP-511A,
dan Nikon menggunakan EN-EL9 dan EN-El3a. Sedangkan banyak kamera SLR
digital Pentax membutuhkan 4 baterai AA standar.
Terlepas dari baterai yang dibutuhkan kamera, ada beberapa jenis baterai yang umum digunakan:
- Lithium Ion (Li-on) – Lithium Ion yang dapat diisi ulang dan dapat menyimpan daya untuk waktu yang lama. Baterai ini cukup mahal.
- Nikel Metal Hydride (Ni-MH) – Ni-MH merupakan baterai yang biasanya digunakan sebagai pengganti untuk baterai AA standar, karena dapat diisi ulang.
- CR-V3 – Sebuah baterai CR-V3 setara dengan 2 baterai AA standar, memiliki versi yang dapat diisi ulang dan non-isi ulang.
Jika kita dapat menggunakan baterai isi
ulang, berikut adalah cara untuk membedakan mana yang akan bertahan
paling lama: lihatlah nilai mAh (milli-Ampere-hour). Nilai tersebut
menunjukkan berapa lama baterai akan bertahan saat terisi penuh. Angka
yang lebih besar berarti bahwa kita akan dapat mengambil lebih banyak
foto sebelum kehabisan baterai.
Grip Baterai
Jika benar-benar ingin mengambil foto
dalam jumlah yang sangat banyak, mungkin sebaiknya kita berinvestasi
untuk membeli grip baterai. Aksesoris ini ditambahkan pada bagian bawah
kamera, sehingga kita dapat menggunakan beberapa baterai Li-on atau AA
secara bersamaan.
Selain menjadikan kamera memiliki lebih
banyak daya, grip baterai juga memiliki tombol shutter, dan kadang
termasuk beberapa tombol yang sama seperti pada bodi kamera. Kontrol
tambahan pada grip ini membuat kita lebih mudah mengambil foto potret
saat memegang kamera secara vertikal. Harga grip bateri relatif mahal
dan menambahkan berat pada kamera, tetapi sangat berguna bagi fotografer
yang mengambil banyak foto.
Apakah Baterai Tambahan Sangat Diperlukan?
Jika kamera kita menggunakan baterai Li-on, maka jawabannya adalah ya. Berikut alasannya.
Sebuah baterai Li-on membutuhkan 2 sampai
3 jam untuk pengisian ulang. Bayangkan jika kita sedang mengambil foto
pada acara penting dan baterai kita habis. Tanpa baterai cadangan, kita
akan kehilangan banyak kesempatan mengambil foto karena harus mengisi
ulang baterai. Mungkin saja kita berpendapat bahwa hal seperti itu tidak
akan pernah terjadi.
Tapi di sini masalahnya: kamera SLR
digital yang tidak terlalu baik dalam menunjukkan sisa daya baterai.
Simbol untuk “baterai hampir habis” dan “baterai terisi 50%” mirip satu
sama lain. Jika kita dalam sesi mengambil gambar, akan mempersulit untuk
mengetahui berapa banyak daya yang tersisa. Kita mungkin sudah
berhati-hati dengan selalu mengisi penuh baterai sebelum melakukan sesi
pengambilan gambar, tapi tetap ada saat-saat ketika baterai habis tak
terduga. Memiliki baterai cadangan memungkinkan kita tetap mengambil
foto sehingga momen spesial tidak terlewatkan.
Tabel Baterai Kamera Digital SLR
Tabel berikut ini adalah kumpulan dari
semua model kamera digital SLR saat ini dan baterai yang mereka gunakan.
Gunakan untuk menentukan jenis baterai setiap kamera dan baterai
cadangan yang untuk kamera kita, atau mengetahui jenis grip baterai
untuk setiap kamera.










0 komentar:
Posting Komentar