Powered By Blogger

Pages

Minggu, 10 Agustus 2014

TIPOGRAFI ALA GaMmA 1 NETUKA



TIPOGRAFI

v  PENGERTIAN TIPOGRAFI 

Tipografi atau tatahuruf merupakan suatu ilmu dalam memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang-ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, sehingga dapat menolong pembaca untuk mendapatkan kenyamanan membaca semaksimal mungkin.
Dikenal pula seni tipografi, yaitu karya atau desain yang menggunakan pengaturan huruf sebagai elemen utama. Dalam seni tipografi, pengertian huruf sebagai lambang bunyi bisa diabaikan.

v    SEJARAH TIPOGRAFI

Sejarah perkembangan tipografi dimulai dari penggunaan pictograph. Bentuk bahasa ini antara lain dipergunakan oleh bangsa Viking Norwegia dan Indian Sioux. Di Mesir berkembang jenis huruf Hieratia, yang terkenal dengan nama Hieroglif pada sekitar abad 1300 SM. Bentuk tipografi ini merupakan akar dari bentuk Demotia, yang mulai ditulis dengan menggunakan pena khusus.
Bentuk tipografi tersebut akhirnya berkembang sampai di Kreta, lalu menjalar ke Yunani dan akhirnya menyebar keseluruh Eropa.
Puncak perkembangan tipografi, terjadi kurang lebih pada abad 8 SM di Roma saat orang Romawi mulai membentuk kekuasaannya. Karena bangsa Romawi tidak memiliki sistem tulisan sendiri, mereka mempelajari sistem tulisan Etruska yang merupakan penduduk asli Italia serta menyempurnakannya sehingga terbentuk huruf-huruf Romawi.
Saat ini tipografi mengalami perkembangan dari fase penciptaan dengan tangan hingga mengalami komputerisasi. Fase komputerisasi membuat penggunaan tipografi menjadi lebih mudah dan dalam waktu yang lebih cepat dengan jenis pilihan huruf yang ratusan jumlahnya.
v  KLASIFIKASI RUPA HURUF
  • Roman, pada awalnya adalah kumpulan huruf kapital seperti yang biasa ditemui di pilar dan prasasti Romawi, namun kemudian definisinya berkembang menjadi seluruh huruf yang mempunyai ciri tegak dan didominasi garis lurus kaku.
    • Serif, dengan ciri memiliki siripan di ujungnya. Selain membantu keterbacaan, siripan juga memudahkan saat huruf diukir ke batu.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/e/e1/April.jpg/150px-April.jpg
http://bits.wikimedia.org/static-1.24wmf14/skins/common/images/magnify-clip.png
Contoh penggunaan huruf bersirip di nisan Johanna Christine, Museum Taman Prasasti
    • Egyptian, atau populer dengan sebutan slab serif. Cirinya adalah kaki/sirip/serif yang berbentuk persegi seperti papan dengan ketebalan yang sama atau hampir sama. Kesan yang ditimbulkan adalah kokoh, kuat, kekar dan stabil.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/f/f6/Slabserif_thomasdesouza.jpg/150px-Slabserif_thomasdesouza.jpg
http://bits.wikimedia.org/static-1.24wmf14/skins/common/images/magnify-clip.png
Salah satu contoh huruf slab serif di nisan Thomas de Souza, di pintu masuk Museum Taman Prasasti
    • Sans Serif, dengan ciri tanpa sirip/serif, dan memiliki ketebalan huruf yang sama atau hampir sama. Kesan yang ditimbulkan oleh huruf jenis ini adalah modern, kontemporer dan efisien.
  • Script, merupakan goresan tangan yang dikerjakan dengan pena, kuas atau pensil tajam dan biasanya miring ke kanan. Kesan yang ditimbulkannya adalah sifast pribadi dan akrab.
  • Miscellaneous, merupakan pengembangan dari bentuk-bentuk yang sudah ada. Ditambah hiasan dan ornamen, atau garis-garis dekoratif. Kesan yang dimiliki adalah dekoratif dan ornamental.

v   PERKEMBANGAN HURUF

·         Huruf merupakan salah satu indikator pembeda antara masa awal sejarah dan prasejarah. Perkembangan huruf dimulai sejak SM, awalnya manusia menggunakan gambar untuk berkomunikasi. Bangsa Afrika dan Eropa mengawali pada tahun 3500-4000 SM dengan membuat lukisan di dinding gua.
·         Sekitar tahun 3100 SM, bangsa Mesir menggunakan piktogram sebagai simbol yang menggambarkan objek. Komunikasi terus berkembang dari piktogram menjadi ideograf, yaitu simbol yang merepresentasikan gagasan yang lebih kompleks serta konsep abstrak lain.
·         Sistem alfabet pertama yaitu Phoenician diperkenalkan pada tahun 1300 SM. Alfabet ini terdiri dari 23 simbol yang sangat sederhana dan terbatas hanya sebagai perwakilan unsur bunyi. Kemudian bangsa Yunani mengadaptasi sistem alfabet ini ke dalam struktur anatomi huruf yang lebih teratur dengan menerapkan unsur geometris. Pengembangan terpenting adalah penerapan pola membaca dari arah kiri ke kanan.
huruf
·         Istilah alfabet berasal dari singkatan 2 huruf pertama dalam sistem alfabet Yunani yaitu ‘alfa’ dan ‘beta’. Sistem alfabet kemudian terus berkembang hingga bangsa Romawi menyempurnakan dalam bentuk yang kita kenal dan kita gunakan sekarang.
·         ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
·         Huruf Roman atau yang sering kita sebut sebagai huruf latin memiliki jumlah 26 huruf yang diterapkan sejak abad pertengahan dan digunakan sebagai alfabet dalam bahasa Inggris kontemporer.
Sumber :http://jurnalmagangshasa.wordpress.com/2013/05/27/huruf-dan-perkembangan-huruf/

 PENGUKURAN DALAM TYPOGRAFI

1. Relative Measurement
Tiga dasar sistem pengukuran Relative Measurement dalam tipografi adalah: point (biasa disingkat dengan pt), pica (dibaca: paika), dan unit. Point digunakan untuk mengukur tinggi huruf, sedangkan pica digunakan untuk mengukur panjang baris. Pengukuran dari lebar persatuan huruf serta jarak antar huruf dihitung dengan satuan unit.
Type Measurement atau Pengukuran Huruf pada Tipografi
 Perhitungan unit hanya digunakan dalam proses yang menggunakan teknologi phototypesetting dan digital composition – teknologi yang digunakan untuk pengetikan dan pencetakan huruf agar dapat mendapatkan hasil cetak yang tajam dan presisi. Pada tahun 1737, Pierre Fournier, seorang pembuat huruf (type founder) dari Paris menemukan sistem pengukuran huruf dalam satuan point.
Type Measurement atau Pengukuran Huruf pada Tipografi
Sistem pengukuran huruf yang lain diperkenalkan 40 tahun kemudian oleh Francois Ambroise Didot dari Perancis. Acuan yang dipakai sekarang adalah sistem Anglo-Saxon dengan perhitungan 72 pt setara dengan 1 inch atau 2,539 cm. Sistem pengukuran tipografi tersebut berawal dari teknik cetak movable type yang pada perkembangan berikutnya diciptakan standarisasi pengukuran dan satuannya
2. Spacing Measurement
Type Measurement atau Pengukuran Huruf pada Tipografi
Didalam Spacing measurement ini digunakan satuan pengukuran, yaitu :
Kerning
Pengukuran jarak antar huruf (kerning) dalam phototypesetting dan digital composition dihitung dengan sistem unit. Sistem ini tidak memiliki acuan pengukuran yang tetap, dalam pengertian bahwa unit memiliki nilai yang berbeda-beda tergantung kepada sistem yang digunakan. Em berupa kotak seukuran besarnya huruf, kemudian bila kotak ini dibagi menjadi beberapa segmen yang sama besar, maka setiap segmen ini disebut sebagai unit. Sebuah huruf ‘U’ dapat memiliki lebar 12 unit, sementara huruf ‘t’ dapat memiliki lebar 12 unit, sementara huruf ‘t’ dapat memiliki lebar 6 unit.

Type Measurement atau Pengukuran Huruf pada Tipografi
Leading
Pengukuran jarak antarbaris (leading) dihitung dengan menggunakan satuan point. Teknik tradisional memakai lembaran metal yang disisipkan di antara baris. Lembaran metal ini memiliki ketebalan yang beragam.

Type Measurement atau Pengukuran Huruf pada Tipografi
Tracking
Pengukuran jarak antar huruf dalam satu kata, kalimat atau tulisan tertentu.

Type Measurement atau Pengukuran Huruf pada Tipografi
Baseline Shift
Sebuah baseline shift digunakan untuk mengukur jarak antara huruf dan basline (letak paling bawah dari sebuah huruf, biasanya membentuk garis) ke atas atau kebawah

Type Measurement atau Pengukuran Huruf pada Tipografi
Left Align
Pengukuran huruf yang memungkinkan sebuah tulisan dapat menjadi rata kiri

Type Measurement atau Pengukuran Huruf pada Tipografi
Center Align
Pengukuran huruf yang memungkinkan sebuah tulisan dapat menjadi rata tengah

Type Measurement atau Pengukuran Huruf pada Tipografi
Right Align
Pengukuran huruf yang memungkinkan sebuah tulisan dapat menjadi rata kanan

Type Measurement atau Pengukuran Huruf pada Tipografi
Justify
Pengukuran huruf yang memungkinkan sebuah tulisan dapat menjadi rata kiri dan kanan

Type Measurement atau Pengukuran Huruf pada Tipografi


0 komentar:

Posting Komentar